Selamat Datang Pelanggan Yth,

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- AUTOBERSAUDARA adalah salah satu Bengkel Spesialis Service Per Mobil yang memberikan jasa pelayanan untuk kendaraan perusahaan, instansi maupun juga perorangan dengan GARANSI.
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2010

Mobil Bekas Mulai Diserbu Konsumen


Penjualan mobil bekas di wilayah Jakarta mulai meningkat dua bulan menjelang lebaran. Di pusat bursa mobil WTC Mangga Dua misalnya, kenaikan bahkan mencapai 100 persen lebih. Sepanjang Mei lalu, penjualan mobil bekas di tempat ini mencapai 2.000 unit lebih dari sebelumnya yang rata-rata 1.000 unit.

Ada beberapa alasan konsumen saat ini memburu mobil bekas. Pertama, mereka ingin mempersiapkan mobil bekas yang dibelinya dengan memperbaiki atau mengganti suku cadang yang dirasa perlu. Sehingga saat digunakan untuk mudik, juga benar-benar siap. Selain itu, saat ini harga spare part dan ongkos bengkel juga belum naik. Jadi waktu dua bulan ini mereka gunakan sebaik-baiknya.

Calon pembeli saat ini melihat harga mobil bekas masih belum mengalami lonjakan terkait dengan lebaran. Terlebih, saat ini juga santer terdengar kemungkinan melonjaknya harga mobil bekas sehubungan dengan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk penjualan mobil bekas.

Mereka khawatir aturan ini akan membuat tarif PPN naik menjadi 10 persen. PPN mobil bekas yang diperjelas dalam Peraturan Menteri Keuangan No.79/PMK tentang Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan Bagi Pengusaha Kena Pajak yang Melakukan Kegiatan Usaha Tertentu itu sedianya diberlakukan pada 1 April 2010. Namun hingga kini belum ada kejelasan.

Mobil yang paling banyak dipilih oleh pembeli adalah, jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Kijang Innova, Daihatsu Grandmax. Namun tidak sedikit pula yang mencari jenis Sport Utility Vehicle (SUV) Honda CR-V, Toyota Fortuner, Nissan X-Trail, dan lain-lain.[sssb]

sumber disini

Yuk Mengenal Aliran Modifikasi Velg Mobil

Sekarang ini sedang ada wabah baru yang menjangkiti para pecinta otomotif, yakni HellaFlush, mungkin anda sebagian sudah tahu tentang Hellaflush, meskipun terbilang gaya yang sudah agak lama beredar, tetapi sampai saat inipun tren velg mobil ini masi di gandrungi oleh para pecinta Hellaflush.


Apa sih Hellaflush itu?

HellaFlush berawal dari satu anak muda di Amerika yg dulu nya suka main scale model mobil 1:18. Mobil-mobilannya itu di ceperin sampai tidak bisa jalan. Sebenernya itu gaya diambil dari VIP Jepang dan Euro style, tapi kata "HellaFlush" lebih pas karena beberapa level dalam nge"FLUSH"in mobil.

Hella Flush dan macam2nya:

1. Flush: Offset yg sangat pas untuk ceperin tetapi tidak sampai "celup mampus". Biasanya disebut "Daily Drivers". Jarak ban dan fender cuman 1/2 inch (kira-kira sejari). Pas buat drifting (sebab kalau lebih ceper lagi bodykitnya bisa tergasruk aspal).


2. Mexi: Offset velgnya keluar bgt sampai nongol jauh dari fender. Mirip seperti gaya Lowrider. Banyak juga mobil-mobil retro (DX, Lancer) di Jakarta yg diginiin. Mungkin "MEXI" karena kebanyakan pencinta Low rider di USA itu "MEXICAN". Dasar stereotyping...


3. Tucked: "Celup Mampus" sehingga velg seperti tenggelam kedalam fender. Biasanya diaplikasikan pada mobil-mobil VIP dan mobil-mobil yang memakai air-suspension.


4. Hella Flush: Offset pas, super "amblas", tetapi masih bisa berjalan. (Kebanyakan orang yg mobilnya seperti ini, body bawahnya sering mentok aspal, tapi ini pilihan gaya hidup yang dianut, konsekuensi tanggung sendiri)


Indoflush

Indoflush sendiri sebenarnya termasuk kedalam golongan pertama, yakni Flushed, yang membedakannya ialah, jikalau Flushed memakai ban yang di stretched(benar-benar ditarik hingga dinding ban hampir sejajar dengan tapak ban), lantas Indoflush tidak demikian halnya. Kalaupun ya memakai ban stretch, tidak se-ekstrim Flushed maupun Hellaflushed.

Tertarik maw coba aliran modifikasi velg mobil di atas?

sumber: http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=8092680795977775633

Inilah Penyebab Ban Sering Rusak?


Terkadang Anda sedikit kaget mengetahui kembang ban mobil or motor habis tidak merata. Ada yang kemakan bagian dalam atau luarnya. Bisa juga disebabkan cara mengemudi dan masih banyak lagi.

Bahayanya, kondisi si karet bundar hitam ini sudah kurang baik. Anda melesat dengan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan, tiba-tiba meletus. Ya, kalau Anda bisa mengatasi kemudi. Sebaliknya, Anda panik bukan tidak mungkin mobil terbalik.

Inilah biang-biang penyebab ban rusak;

1. Tekanan Angin
Sering diabaikan, terutama bila tekanan anginnya di bawah ukuran standar. Dampaknya, kerja dinding ban lebih berat dan mengakibatkan defleksi berlebihan. Tak cuma itu, membuat serat baja di dalam ban cepat putus dan ban meletus. Jika tekanan angin kurang, tambah dan sebaiknya dilakukan saat ban dalam kondisi dingin. Ukurannya, biasanya tertera di pintu atau lihat buku manual.

Sebaliknya, tekanan angin terlalu keras mengurangi daya cengkeraman. Lebih berbahaya kondisi jalan licin, saat hujan atau melindas ceceran oli.

2. Pecahan Benda dan batu
Batu, pecahan kaca atau benda keras (seperti mur, baut, pelat) kerap terselip di sela kembangan ban. Ketika roda berputar, ban seperti dipalu berulang-ulang. Bukan tidak mungkin, seperti baut yang menempel cukup panjang bisa menggembosi ban. Nah, ketika jalan terdengar bunyi, tik..tik..tik..tik, tandanya ada benda di ban dan cepat lepaskan.

3. Toe In/Toe Out
Arah roda tidak searah secara horizontal baik ke dalam (in) maupun ke luar (out). Akibatnya, telapak ban bagian dalam (Toe in) atau luar (toe out) akan tergerus lebih cepat. Lakukan spooring dan balancing agar roda berputar tanpa getaran.


4. Sudut Camber Negatif/Positif
Kerusakan tie-rod, as roda atau bearing bisa berujung tidak serahnya roda secara vertikal (camber). Bisa camber negatif atau positif. Akibatnya seperti kasus toe in/out, telapak ban cepat rusak, bisa bagian dalam (negatif), bisa juga luar (positif). Segeral lakukan spooring dan balancing.

5. Pengereman dan Akselerasi Kasar
Buat mobil yang belum dilengkapi ABS, mengerem secara kasar, membuat kembangan ban habis tidak rata. Apalagi sampai melakukan pengereman secara ekstrem (rem blok), menyebabkan benang putus. Dan ketika melaju pelan akan terasa ban seperti benjol, praktis kenyamanan terganggu.

6. Pelek Tidak sesuai
Seperti memakai celana, paling enak jika ukurannya pas. Pelek dan ban juga demikian. Bila tidak sesuai, misal ban dipasang pada pelek yang ukurannya satu atau dua kali lebih besar dari pelek standar ban itu, jelas akan membentuk donat dan kerja dinding ban menjadi lebih berat. Pasalnya, sudut dinding ban menyempit dan mudah ratak, pecah atau benjol.

7. Suspensi Lemah
Tidak maksimalnya kerja komponen suspensi, seperti sokbreker dan per membuat telapak ban benjol-benjol. Semisal sokbreker sudah mati, tentu per tidak mampu menahan impak sendirian. Ayunan mobil yang kuat akibat lemahnya suspensi membuat ban menahan beban tidak merata.

8. Mengemudi Agresif
Tanpa disadari mengemudi yang kasar mempercepat habisnya kembang ban. Kadang terkelupas yang disebabkan menabrak lubang atau benda-benda keras.
(Sasmita)

sumber: http://www.kcdj.org/forums/index.php?showtopic=1767